Jumat, 08 April 2011

SOAL UN 2011

1. Tanaman hias Afirabilisjalapa (bunga pukul empat) ada yang memiliki bunga merah, putih, dan merah muda. Perbedaan warna bunga pada individu-individu tanaman tersebut disebabkan oleh ....
A. pH tanah tempat hidupnya
B. kandungan susunan gen
C. pupuk organik yang digunakan
D. waktu ketika bunga mekar
E. pupuk anorganik yang digunakan

2. Kelompok hewan yang merupakan satu tingkatan spesies tapi berbeda varietas adalah ….
A. burung hantu, kelelawar, burung elang
B. ayam cemani, ayam bekisar, ayam kate
C. ikan sepat, ikan gurami, ikan pari
D. kucing, anjing, serigala
E. ayam horn, angsa, burung pelikan 

3. Cacing tanah dan luwing pada suatu ekosistem adalah untuk ....
A. memakan sisa-sisa hewan dan tumbuhan
B. menyediakan oksigen bagi tumbuhan
C. memakan hama tanaman
D. menyediakan air bagi tumbuhan
E. mengikat nitrogen dari udara

4. Ciri-ciri protozoa antara lain
(1) Uniselular
(2) Sel bersifat eukariotik
(3) Mempunyai pseudopodia (kaki semu)
(4) Mempunyai alai gerak berupa rambut halus
(5) Hanya mempunyai makronukleus
Dari ciri-ciri tersebut yang merupakan ciri kelas Rhizopoda adalah ....
A. 1, 2, clan 3
B. 2, 4, clan 5
C. 1, 4, clan 5
D. 2, 4, dan 5
E. 2, 3, dan 4
5. Di Indonesia yang beriklim tropik basah banyak terdapat jamur yang berperan dalam kehidupan manusia. Di antara, gambar jamur berikut ini, manakah yang digunakan untuk membuat tempe sebagai makanan khas Indonesia
6. Perhatikan diagram daur hidup tumbuhan paku berikut.
Bagian yang berlabel X dan Y berturut-turut adalah ....
A. protalium dan tumbuhan paku
B. protonema dan keturunan gametofit
C. protalium dan keturunan gametofit
D. protonema dan keturunan gametofit
E. tumbuhan paku dan keturunan sporofit

7. Tumbuhan berbunga dapat melakukan reproduksi secara generatif yang didahului dengan proses pembentukan gamet atau gametogenesis.
Gamet betina yang terbentuk dalam peristiwa tersebut adalah ....
A. ovum dan megagametosit
B. inti vegetatif dan inti generatif
C. ovum dan antipoda
D. inti generatif dan sinergid
E. ovum dan sinergid

8. Perhatikan fase-fase perkembangan metamorfosis kupu-kupu berikut ini.
Urutan metamorfosis yang benar adalah ....
A. 1-2-3-4-5
B. 3-2-1-4-5
C. 3-4-2-5-1
D. 3-4-5-2-1
E. 4-3-2-1-5

9. Suatu makhluk hidup mempunyai ciri-ciri berikut ini:
  1. Mempunyai tulang belakang
  2. Bersifat ovipar, fertilisasi internal
  3. Otak dilindung oleh kranium
  4. Kulit berbulu
  5. Rangka berupa endoskeleton
Makhluk hidup yang mempunyai ciri-ciri di atas termasuk dalam tingkat klasifikasi ….
A. kelas Aves
B. kelas Amphibia
C. kelas Mammalia
D. kelas Reptilia
E. kelas Pisces
10. Perhatikan skema di bawah ini .
Organisme-organisme tersebut membentuk kehidupan bersama yang disebut ....
A. populasi
B. komunitas
C. ekosistem
D. biosfer
E. simbiosis

11. Perhatikan daur karbon di bawah ini.
Tanda panah yang berlabel X adalah proses ....
A. dekarboksilasi
B. pembakaran
C. fotosintesis
D. respirasi
E. pembusukan

12. Polutan klorofluorokarbon (CFC) di atmosfer menyebabkan terjadinya ....
A. pemanasan global
B. gangguan iklim
C. penipisan lapisan ozon
D. suhu bumf menurun
E. efek rumah kaca


13. Perhatikan gambar sel berikut
Jika dimasukkan ke dalam larutan hipotonis maupun hipertonis, bentuknya tidak akan berubah. Hal ini disebabkan sel tersebut memiliki ....
A. plastid
B. vakuola
C. dinding sel
D. membran sel
E. sitoplasma

14. Bagian sel yang bersifat selektif permeabel clan berfungsi mengatur transportasi zat keluar dan ke dalam sel adalah ....
A. dinding sel
B. vakuola kontraktil
C. selaput plasma
D. badan Golgi
E. retikulum encloplasma

15. Perhatikan gambar penampang melintang batang dikotil berikut.
Bagian yang berfungsi membawa hasil fotosintesis dari dawn ke seluruh bagian tumbuhan ditunjukkan oleh nomor ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

16. Perhatikan gambar lengan manusia di bawah ini.
Fungsi otot bisep dan trisep yang benar dalam melakukan kontraksi adalah ....
A Abductor Adductor
B Depressor Elevator
C Pronator Supinator
D Fleksor Ekstensor
E Abductor Fleksor

17. Seorang ibu yang sedang hamil tua pada bagian betisnya tampak adanya guratan berwama biru. Hal ini disebabkan terjadi pelebaran pembuluh vena kaki. Gangguan ini disebut ....
A. thrombus
B. varises
C. embolus
D. hemoroid
E. sklerosis

18. Perhatikan gambar organ pencernaan di bawah ini.
Pencernaan protein dimulai pada bagian yang bernomor ….
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

19. Di bawah ini nama-nama organ yang menyusun sistem pernapasan manusia:
  1. Alveolus
  2. Trakea
  3. Bronkiolus
  4. Bronkus
  5. Rongga hidung
Urutan yang benar mengenai jalur udara pernapasan pada sistem pernapasan tersebut adalah ....
A. 5-4-3-2-1
B. 5-3-4-2-1
C. 5-3-2-4-1
D. 5-4-2-3-1
E. 5-2-4-3-1


20. Berdasarkan diagram nefron di bawah ini,
Reabsorbsi glukosa terjadi pada bagian yang berlabel ....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5


21. Perhatikan gambar berikut !
Bagian yang berlabel X adalah kelenjar eksokrin dan endokrin.
Jika X sebagai kelenjar endokrin produksi hormonnya berkurang, maka .
A. terjadi kekerdilan pada masa pertumbuhan
B. timbulnya sifat kelamin sekunder
C. mengalami kegemukan luar biasa
D. mudah terinfeksi kuman penyakit
E. kadar gula dalam darah meningkat


22. Berikut nama-nama hormon pada manusia
  1. Estrogen
  2. Follicle Stimulating Hormone (FSH)
  3. Progesteron
  4. Prolaktin
  5. Luteinizing Hormone (LH)
Hormon yang berpengaruh dalam proses oogenesis adalah ....
A. 1, 2, 3, dan. 4
B. 1, 3, 4, dan 5
C. 1, 2, 3, dan 5
D. 2, 3, 4, dan 5
E. 1, 2, 4, dan 5

23. Faktor luar yang menghambat laju perturnbuhan hipokotil dan mempercepat laju pertumbuhan epikotil dalam perkecambahan biji adalah ....
A. suhu
B. kadar air
C. unsur hara
D. cahaya
E. kelembapan

24. Nasi yang dilumatkan jika dicampur dengan air liur dan diuji dengan larutan Benedict akan berwarna merah bata. Akan tetapi, jika nasi tersebut ditetesi air jeruk nipis lalu dicampur air liur dan diuji dengan Benedict tidak berwarna merah bata. Hal ini disebabkan kerja enzim ptialin ....
A. dipengaruhi oleh pH
B. dihambat oleh inhibitor
C. bersifat spesifik
D. dipengaruhi oleh koenzim
E. dipengaruhi oleh suhu

25. FADH2 yang berperan dalam reaksi fosforilasi oksidatif respirasi dihasilkan melalui reaksi ....
A. transpor electron
B. siklus Krebs
C. glikolisis
D. fermentasi asam laktat
E. dekarboksilasi piruvat

26. Perhatikan siklus Calvin fotosintesis pada bagan berikut.
Bagian berlabel X adalah
A. gas oksigen
B. molekul air
C. gas karbon dioksida
D. PGAL
E. difosfogliserat

27. Fermentasi alkohol yang dilakukan oleh Saccharomyces sp. dalam pembuatan roti tawar menghasilkan gas CO2 yang menyebabkan roti tawar mengembang. Gas CO2 tersebut dihasilkan pada tahap perubahan
A. glukosa menjadi asam piruvat
B. amilum menjadi glukosa
C. asam piruvat menjadi asetaldehid
D. asam piruvat menjadi asetil Ko-A
E. asetaldehid menjadi etanol

28. Berikut ini kombinasi pasangan basa-basa nitrogen, kecuali ....
A. adenin RNAd berpasangan dengan sense timin DNA
B. guanin sense DNA berpasangan dengan sitosin antisense DNA
C. urasil RNAd berpasangan dengan timin sense DNA
D. guanin RNAd berpasangan dengan sitosin RNAt
E. sitosin RNAd berpasangan dengan guanin sense DNA

29. Perhatikan garnbar sepotong molekul DNA dan tabel kodon dengan translasinya.
Protein yang disintesis di dalam ribosom oleh sepotong molekul DNA di atas memiliki rangkaian asam amino ….
A. A–B–C–D–E
B. B–C–A–D–B
C. B–A–D–E–C
D. D–B–A–C–D
E. C–D–A–E–B

30. Berdasarkan pengamatan terhadap diagram spermatogenesis di bawah ini
nomor I, III, dan IV berturut-turut adalah . . . .
A. spermatogonia, spermatosit sekunder, dan spermatid
B. spermatid, spermatogonia, dan spermatosit primer
C. spermatosit primer, spermatosit sekunder, dan spermatid
D. spermatogonia, spermatosit sekunder, dan spermatosit primer
E. spermatid, spermatosit sekunder, dan spermatogonia

31. Pada ercis (Pisum sativum), bentuk biji bulat (B) dominan terhadap bentuk biji kisut (b), sedangkan bunga warna ungu (M) dominan terhadap bunga putih (m). Tanaman ercis bentuk biji bulat ungu (BbMm) yang melakukan penyerbukan sendiri menghasilkan 80 batang keturunan. Berapa batang keturunan yang diharapkan memiliki bentuk biji bulat dengan bunga berwama putih?
A. 60
B. 45
C. 30
D. 15
E. 5

32. Pada tanaman air Linaria maroccana:
Gen A = membentuk antosianin, dominan terhadap gen a = tidak membentuk antosianin. Gen B = bereaksi basa (ungu), dominan terhadap gen b = bereaksi asam (merah)
Tanaman berbunga ungu (AaBb) disilangkan dengan tanaman berbunga merah (Aabb).
Perbandingan fenotip keturunannya adalah ....
A. ungu : merah = 3 : 1
B. ungu : putih = 9 : 7
C. ungu : merah : putih = 4 : 2 : 2
D. ungu : merah : putih = 3 : 3 : 2
E. ungu : merah : putih = 9 : 3 : 4

33. Perhatikan peta silsilah (pedigree) untuk sifat buta warna dibawah ini !.
Genotip parental A dan B adalah ....
A. X*Y dan XX
B. XY dan X.*X
C. X*Y dan X*X
D. X*Y dan X*X*
E. XY dan X*X*


34. Perhatikan diagram mutasi kromosorn di bawah ini
A. duplikasi
B. inverse
C. delesi
D. translokasi
E. katenasi
35. Perhatikan model eksperimen Stanley Miller berikut ini.
Bagian yang berlabel X mengandung ....
A. gas amoniak
B. gas metana
C. gas hidrogen
D. asam asetat
E. bahan organik


36. Berilcut ini contoh homologi dan analogi organ tubuh pada hewan dan manusia.
  1. Sayap kupu-kupu dengan sayap burung
  2. Sayap kupu-kupu dengan tangan manusia
  3. Kaki depan kuda dengan tangan manusia
  4. Sayap kupu-kupu dengan sayap kelelawar
  5. Kaki depan kuda dengan sayap burung hantu
Contoh yang termasuk organ homolog adalah ....
A. 1 dan 4
B. 3 dan 5
C. 1 dan 5
D. 4 dan 5
E. 2 dan 3


37. Perubahan frekuensi gen pada peristiwa penyimpangan Hukum Hardy-Weinberg disebabkan oleh faktor berikut, kecuali ....
A. perkawinan acak
B. migrasi
C. mutasi
D. genetic drift
E. seleksi alam


37. Penggunaan bakteri Bacillus thuringiensis (Bt) dalam rekayasa tumbuhan bertujuan untuk memperoleh tumbuhan yang ....
A. menghasilkan asam amino yang lengkap
B. menghasilkan pestisida pembunuh hama
C. mampu memupuk dirinya sendiri
D. menguraikan senyawa yang bersifat racun
E. proses fotosintesisnya berjalan sangat cepat
38. Untuk memperoleh antibodi monoklonal dalam skala besar untuk pengobatan kanker, dapat dilakukandengan cara ….
A. totipotensi jarin gan
B. transplantasi gen
C. teknologi hibridoma
D. transplantasi nukleus
E. teknologi plasmid

40. Penggunaan mikroorganisme dalarn bidang bioteknologi telah berhasil untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan atau pengolahan limbah. Misalnya limbah gula dari pabrik alkohol diuraikan menjadi gas hidrogen. Proses ini dilakukan oleh ....
A. Pseudomonas cocovenenans
B. Clostridium butyricum
C. Thiobacillus ferrooxidans
D. Aspergillus niger
E. Methanomonas methanica

Selasa, 05 April 2011

ENZIM

Menurut Kuhne, seorang ahli yang getol meneliti tentang fermentasi dalam tahun 1878, istilah enzim berasal dari kata IN dan ZYME yang berarti sesuatu dalam ragi. Oleh karena ini pula maka enzim sering juga disebut fermen.Enzim merupakan suatu biokatalisator yang berarti dapat mempercepat berlangsungnya suatu reaksi kimia dalam tubuh tanpa dia mengalami perubahan struktur ( hanya sementara waktu terikat pada zat-zat yang bereaksi ). Enzim hanya berpengaruh  pada substrat tertentu tetapi  mampu bekerja secara bolak-balik ( reversible ).
            Berdasarkan penelitian, diperoleh suatu kesimpulan bahwa enzim merupakan suatu protein yang berupa molekul-molekul besar dengan berat molekul mencapai ribuan. Sebagai contoh enzim katalase berat molekulnya mencapai 248.000. Secara structural, enzim terdiri atas bagian yang berupa protein dan bagian lainnya bukan protein. Bagian yang berupa protein dinamakan apoenzim yang bersifat termolabil. Bagian yang bukan protein adalah bagian enzim yang aktif dan diberi nama gugus prostetik. Gugus prostetik biasanya berupa logam atau suatu senyawa organic yang mengandung logam. Apo enzim dan gugus prostetik merupakan satu kesatuan yang disebut holoenzim.
            Banyak enzim tidak akan bekerja tanpa adanya suatu zat non protein yang disebut kofaktor, seperti : Zn++, Cu++, Mn++, Mg++, K+, Fe++, atau Na+.Atau, kofaktor dapat berupa suatu molekul organic kecil yang disebut koenzim. Kelompok vitamin B ( B1 / thiamin, B2 / riboflavin ) berfungsi sebagai koenzim. Koenzim dapat terikat erat pada protein dari enzim sebagi gugus prostetik. Lainnya dapat terikat longgar atau hanya sementara waktu pada saat enzim melaksanakan fungsi katalitiknya.
            Mengingat banyaknya jumlah enzim di dalam tubuh, sulit kita bayangkan bagaimana enzim melaksanakan fungsinya. Ada dua pendapat bagaimana cara enzim melaksanakan tugasnya.Pendapat pertama, memisalkan enzim sebagai gembok dengan lubang kuncinya
( karena memiliki suatu bagian yang dapat berikatan dengan substrat ), bagian ini dinamakan sisi aktif enzim. Sedangkan kunci dimisalkan sebagai substrat yang dapat masuk ke dalam lubang gembok sebagai sisi aktif enzim ( Model Kunci-Gembok / Lock and Key ). Pendapat kedua, menyatakan sisi aktif enzim dapat berubah bentuk, menyesuaikan bentuk subtract ketika reaksi berlangsung.Setelah reaksi berakhir , sisi aktif enzim kembali kebentuk asalnya ( Model Induksi Pas / Induced Fit ).
            Dalam melaksanakan fungsinya, seringkali kerja enzim terganggu / terhambat oleh keberadaan suatu zat yang disebut inhibitor
( penghambat ), dan ini berakibat menurunnya kecepatan reaksi.Paling tidak ada dua jenis inhibitor. Inhibitor yang pertama adalah inhibitor kompetitif, yang memiliki struktur sama dengan struktur substrat sehingga terjadi perebutan sisi aktif enzim. Jika inhibotor lebih dulu berikatan dengan sisi aktif enzim, maka reaksi terhambat karena substrat tidak bisa berikatan dengan sisi aktif enzim.Jenis inhibitor kedua, adalah inhibitor non kompetitif dimana zat penghambat dapat berikatan dengan sisi lain selain sisi aktif enzim.Ikatan inhibitor dengan sisi lain dari enzim menyebabkan bentuk sisi aktif enzim berubah, sehingga substrat tidak dapat berikatan dengan enzim. Akibatnya reaksi terhambat.

ENZIM

Suatu reaksi kimia, khususnya antara senyawa organik, yang dilakukan dalam laboratorium memerlukan suatu kondisi yang ditentukan oleh beberapa faktor seperti suhu, tekanan, waktu dan lain-lain. Apabila salah satu kondisi tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan maka reaksi tidak dapat berlangsung dengan baik. Tubuh kita merupakan laboratorium yang sangat rumit, sebab di dalamnya terjadi reaksi kimia yang beraneka ragam. Penguraian zat-zat yang terdapat dalam makanan, penggunaan hasil uraian untuk memperoleh energi, penggabungan kembali hasil uraian untuk membentuk persediaan makanan dalam tubuh serta banyak macam reaksi lain yang apabila dilakukan di dalam laboratorium membutuhkan keahlian khusus serta waktu yang lama serta dapat berlangsung dengan baik. Reaksi atau proses kimia yang berlangsung baik dalam tubuh kita ini dimungkinkan karena adanya katalis yang disebut enzim .
Enzim adalah satu atau beberapa gugus polipeptida (protein) yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia. Enzim bekerja dengan cara menempel pada permukaan molekul zat-zat yang bereaksi dan dengan demikian mempercepat proses reaksi. Percepatan terjadi karena enzim menurunkan energi pengaktifan yang dengan sendirinya akan mempermudah terjadinya reaksi .
Enzim terdiri dari apoenzim dan gugus prostetik. Apoenzim adalah bagian enzim yang tersusun atas protein. Gugus prostetik adalah bagian enzim yang tidak tersusun atas protein. Gugus prostetik dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu koenzim (tersusun dari bahan organik) dan kofaktor (tersusun dari bahan anorganik) .
Enzim adalah suatu protein yang dihasilkan oleh sel-sel hidup yang mampu mempercepat transformasi kimia khusus, seperti hidrolisis, oksidasi, atau reduksi. Dalam proses tersebut, enzim tidak mngalami perubahan sehingga anzim berperan sebagai katalisator biologis. Setiap enzim adalah suatu molekul protein yang kompleks, memiliki bagian yang aktif secara enzimatik, berbentuk globular. Stiap sel dapat memiliki ribuan jenis enzim yang mengkatalisis ribuan reaksi yang terjadi di dalam sel maupun diluar sel. Misalnya enzim mengkatalisis sintesis zat-zat, mengkatalisis otot, membantu gerakan molekul-molekul menembus membran, mengkatalisis pencernaan dan absorpsi makanan. Enzim bersifat spesifik untuk substrat tertentu sehingga enzim jenis ini dapat bekerja pada banyak substrat yang memiliki ikatan tertentu .

Menurut Sudjino , sifat-sifat enzi adalah:
1. Enzim merupakan biokatalisator. Enzim dalam jumlah sedikit saja dapat mempercepat reaksi beribu kali lipat, tetapi ia sendiri tidak ikut bereaksi.
2. Enzim bekerja secara spesifik. Enzim tidak dapat bekerja pada semua substrat, tetapi hanya bekerja pada substrat tertentu saja.
3. Enzim berupa koloid. Enzim adalah protein sehingga dalam larutan enzim membentuk suatu koloid. Hal ini menambah luas bidang permukaan enzim sehingga aktivitasnya lebih besar.
4. Enzim dapat bereaksi dengan substrat asam maupun basa.
5. Enzim bersifat reversible (bolak-balik)
6. Enzim bersifat termolabil.
Enzim bekerja dengan dua cara, yaitu menurut Teori Kunci-Gembok (Lock and Key Theory) dan Teori Kecocokan Induksi (Induced Fit Theory). Menurut teori kunci-gembok, terjadinya reaksi antara substrat dengan enzim karena adanya kesesuaian bentuk ruang antara substrat dengan situs aktif (active site) dari enzim, sehingga sisi aktif enzim cenderung kaku. Substrat berperan sebagai kunci masuk ke dalam situs aktif, yang berperan sebagai gembok, sehingga terjadi kompleks enzim-substrat. Pada saat ikatan kompleks enzim-substrat terputus, produk hasil reaksi akan dilepas dan enzim akan kembali pada konfigurasi semula. Berbeda dengan teori kunci gembok, menurut teori kecocokan induksi reaksi antara enzim dengan substrat berlangsung karena adanya induksi substrat terhadap situs aktif enzim sedemikian rupa sehingga keduanya merupakan struktur yang komplemen atau saling melengkapi. Menurut teori ini situs aktif tidak bersifat kaku, tetapi lebih fleksibel .
Menurut Isnan Mulia , Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kerja enzim diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Suhu
Enzim tidak dapat bekerja secara optimal apabila suhu lingkungan terlalu rendah atau terlalu tinggi. Jika suhu lingkungan mencapai 0° C atau lebih rendah lagi, enzim tidak aktif. Jika suhu lingkungan mencapai 40° C atau lebih, enzim akan mengalami denaturasi (rusak). Suhu optimal enzim bagi masing-masing organisme berbeda-beda. Untuk hewan berdarah dingin, suhu optimal enzim adalah 25° C, sementara suhu optimal hewan berdarah panas, termasuk manusia, adalah 37° C.
2. pH (Tingkat Keasaman)
Setiap enzim mempunyai pH optimal masing-masing, sesuai dengan “tempat kerja”-nya. Misalnya enzim pepsin, karena bekerja di lambung yang bersuasana asam, memiliki pH optimal 2. Contoh lain, enzim ptialin, karena bekerja di mulut yang bersuasana basa, memiliki pH optimal 7,5-8.
3. Aktivator dan Inhibitor
Aktivator adalah zat yang dapat mengaktifkan dan menggiatkan kerja enzim. Contohnya ion klorida, yang dapat mengaktifkan enzim amilase.
Inhibitor adalah zat yang dapat menghambat kerja enzim. Berdasarkan cara kerjanya, inhibitor terbagi dua, inhibitor kompetitif dan inhibitor nonkompetitif. Inhibitor kompetitif adalah inhibitor yang bersaing aktif dengan substrat untuk mendapatkan situs aktif enzim, contohnya sianida bersaing dengan oksigen dalam pengikatan Hb. Sementara itu, inhibitor nonkompetitif adalah inhibitor yang melekat pada sisi lain selain situs aktif pada enzim, yang lama kelamaan dapat mengubah sisi aktif enzim.
4. Konsentrasi enzim dan substrat
Semakin tinggi konsentrasi enzim akan semakin mempercepat terjadinya reaksi. Dan konsentrasi enzim berbanding lurus dengan kecepatan reaksi. Jika sudah mencapai titik jenuhnya, maka konsentrasi substrat berbanding terbalik dengan kecepatan reaksi.

Selasa, 22 Februari 2011

Fotosintesis Jenis Lain : Tumbuhan C4 dan CAM

Pada uraian tentang fotosintesis yang dulu saya telah jelaskan mengenai proses fotosintesis yang umum terjadi pada tumbuhan. Coba ingat kembali langkah awal reaksi gelap / siklus Calvin-Benson. Pada siklus tersebut CO2 akan diikat oleh ribulosabifosfat (RuBP) dan membentuk asam fosfogliserat (PGA) yang merupakan senyawa 3-C. Proses tersebut hanya bisa berjalan dengan bantuan enzim rubisco (ribulosabifosfat karboksilase oksigenase). Karena menghasilkan PGA yang merupakan senyawa 3-C maka disebut kelompok tumbuhan C3.
Perlu diketahui bahwa enzim rubisco yang membantu RuBP mengikat CO2, juga mampu mengikat O2 meskipun jumlahnya jauh lebih kecil. O2 yang terikat tersebut akan menyebabkan berlangsungnya fotorespirasi, yaitu proses pemecahan glukosa hasil fotosintesis dengan bantuan oksigen dan berlangsung pada siang hari. Peristiwa ini mirip sekali dengan proses respirasi pada manusia dan hewan. Hanya saja karena berlangsung pada tumbuhan saat siang hari, maka disebut fotorespirasi. Proses ini bisa menyebabkan penurunan akumulasi glukosa produk fotosintesis.
Tumbuhan C4
Pada jenis tumbuhan yang hidup di daerah panas seperti jagung, tebu, rumput-rumputan, memiliki kebiasaan saat siang hari mereka tidak membuka stomatanya secara penuh untuk mengurangi kehilangan air melalui evaporasi/transpirasi. Ini berakibat terjadinya penurunan jumlah CO2 yang masuk ke stomata. Logikanya hal ini menghambat laju fotosintesis. Ternyata para tumbuhan ini telah mengembangkan cara yang cerdas untuk menjaga agar laju fotosintesis tetap normal meskipun stomata tidak membuka penuh. Apa bedanya dengan tumbuhan C-3?

Perbedaannya ada pada mekanisme fiksasi CO2. Pada tumbuhan C-4 karbondioksida pertamakali akan diikat oleh senyawa yang disebut PEP (phosphoenolphyruvate / fosfoenolpiruvat) dengan bantuan enzim PEP karboksilase dan membentuk oksaloasetat, suatu senyawa 4-C. Itu sebabnya kelompok tumbuhan ini disebut tumbuhan C-4 atau C-4 pathway. PEP dibentuk dari piruvat dengan bantuan enzim piruvat-fosfat dikinase. Berbeda dengan rubisco, PEP sangat lemah berikatan dengan O2. Ini berarti bisa menekan terjadinya fotorespirasi sekaligus mampu menangkap lebih banyak CO2 sehingga bisa meningkatkan laju produksi glukosa.
Pengikatan CO2 oleh PEP tersebut berlangsung di sel-sel mesofil (daging daun). Oksaloasetat yang terbentuk kemudian akan direduksi karena menerima H+ dari NADH dan berubah menjadi malat, kemudian ditransfer menuju ke sel seludang pembuluh (bundle sheath cells) melalui plasmodesmata. Sel-sel seludang pembuluh adalah kelompok sel yang mengelilingi jaringan pengangkut xilem dan floem. Lihat gambar.


Di dalam sel-sel seludang pembuluh malat akan dipecah kembali menjadi CO2 yang langsung memasuki siklus Calvin-Benson, dan piruvat dikembalikan lagi ke sel-sel mesofil. Hasil dari siklus Calvin-Benson adalah molekul glukosa yang kemudian ditranspor melalui pembuluh floem.
Dari uraian di atas kita tahu bahwa fiksasi CO2 pada tumbuhan C-4 berlangsung dalam dua langkah. Pertama CO2 diikat oleh PEP menjadi oksaloasetat dan berlangsung di sel-sel mesofil. Kedua CO2 diikat oleh rubisco menjadi APG di sel seludang pembuluh. Ini menyebabkan energi yang digunakan untuk fiksasi CO2 lebih besar, memerlukan 30 molekul ATP untuk pembentukan satu molekul glukosa. Sedangkan pada tumbuhan C-3 hanya memerlukan 18 molekul ATP. Namun demikian besarnya kebutuhan ATP untuk fiksasi CO2 pada tumbuhan C-4 sebanding dengan besarnya hasil produksi glukosa karena dengan cara tersebut mampu menekan terjadinya fotorespirasi yang menyebabkan pengurangan pembentukan glukosa. Itu sebabnya kelompok tumbuhan C-4 dikenal efektif dalam fotosintesis.
Tumbuhan CAM
Tumbuhan lain yang tergolong sukulen (penyimpan air) misalnya kaktus dan nanas memiliki adaptasi fotosintesis yang berbeda lagi.  Tidak seperti tumbuhan umumnya, kelompok tumbuhan ini membuka stomata pada malam hari dan menutup pada siang hari. Stomata yang menutup pada siang hari membuat tumbuhan mampu menekan penguapan sehingga menghemat air, tetapi mencegah masuknya CO2.
Saat stomata terbuka pada malam hari, CO2 di sitoplasma sel-sel mesofil akan diikat oleh PEP dengan bantuan enzim PEP karboksilase sehingga terbentuk oksaloasetat kemudian diubah menjadi malat (persis seperti tumbuhan C-4). Selanjutnya malat yang terbentuk disimpan dalam vakuola sel mesofil hingga pagi hari. Pada siang hari saat reaksi terang menyediakan ATP dan NADPH untuk siklus Calvin-Benson, malat dipecah lagi menjadi CO2 dan piruvat. CO2 masuk ke siklus Calvin-Benson di stroma kloroplas, sedangkan piruvat akan digunakan untuk membentuk kembali PEP. 


 Model metabolisme ini disebut Crassulacean Acid Metabolism (CAM) karena pertamakali diketahui terjadi pada kelompok tumbuhan famili Crassulaceae. Jadi maksud penamaannya berarti: metabolisme asam pada tumbuhan Crassulaceae dan bukan metabolisme asam Crassulaceae. Bingung?

Minggu, 20 Februari 2011

PENYAKIT SICKLEMIA






Sicklemia bisa terjadi karena mutasi gen akibat kesalahan dalam translasi sewaktu pembentukan protein , yang kemudian proses itu mempengaruhi terbentuknya asam amino yang berakibat fatal pada struktur darah. sicklemia ini diwariskan keketurunan dan memungkinkan terjadinya lethal . Sicklemia tergolong dalam llethal resesif .
Dalam sintesis protein dapat terjadi kesalahan dalam menerjemahkan kode-kode yang diterima dari DNA. Jika terjadi kesalahan penerjemahan, akibatnya protein yang disusun juga keliru sehingga enzim yang dihasilkan juga salah. Jika hal ini terjadi, maka metabolisme akan terganggu. Misalnya, kodon GAA yang seharusnya diterjemahkan menjadi asam glutamat, tetapi oleh RNA-t dibaca GUA yang diterjemahkan menjadi valin, atau dibaca AAA yang diterjemahkan menjadi lisin. Hal ini, menyebabkan polipeptida yang dihasilkan tidak sesuai dengan perintah DNA.
Kesalahan ini berpengaruh pada proses pembentukan hemoglobin. Hemoglobin normal seharusnya mengandung asam glutamat, tetapi karena terjadi kesalahan dalam penerjemahan, hemoglobin mengandung valin atau lisin. Hal ini menyebabkan hemoglobin menghasilkan sel sabit. Sel sabit menyebabkan kelainan yang disebut siklemia. Siklemia diturunkan kepada keturunannya dan menyebabkan mutasi. Jadi, kesalahan RNA-t menafsirkan kode-kode genetik dari DNA juga merupakan salah satu mekanisme mutasi gen. Mutasi gen menyebabkan perubahan sifat yang diwariskan secara turun temurun.
Sickle Cell Anemia disebabkan karena adanya mutasi pada rantai β-globin dari hemoglobin, yang menyebabkan pertukaran asam glutamat (suatu asam amino) dengan asam amino hidrofobik valin pada posisi 6. Gen yang bertanggung jawab menyebabkan SCA merupakan gen autosom dan dapat ditemukan di kromosom nomor 11. Penggabungan dari dua subunit α-globin normal dengan dua subunit β-globin mutan membentuk hemoglobin S (HbS). Pada kondisi kadar oksigen rendah, ketidakhadiran asam amino polar pada posisi 6 dari rantai β-globin menyebabkan terbentuknya ikatan non-kovalen di hemoglobin yang menyebabkan perubahan bentuk dari sel darah merah menjadi bentuk sabit dan menurunkan elastisitasnya
Dalam Genetika Siklemia merupakan syndrom keturunan yang karakternya terpaut pada kromosom Autosom seperti albino , Thalasemia , Brachidactly dll.
Untuk jelasnya lihat baca ini

Selasa, 15 Februari 2011

10 Sisa Organ Tubuh Makhluk Hidup yang tidak terpakai lagi...

Manusia memiliki peninggalan evolusi berupa beberapa organ yang sudah tidak bermanfaat. Pada makhluk lain organ ini masih eksis dan tetap memiliki fungsi tertentu. Berikut ini diantaranya.
1. Tonsil atau amandel
image thumb33 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Organ ini dibentuk oleh jaringan limfe. Seperti adenoid, fungsinya juga menangkap bakteri dan menghancurkannya. Pada anak-anak yang masih rentan infeksi, bagian ini sering membesar dan disebut tonsilitis (amandel). Jika infeksi menyebar ke sekeliling rongga mulut bagian dalam bisa menyebabkan faringitis. Organ ini sudah tidak berguna lagi. Minimal tidak ada pengaruhnya sekalipun tidak ada atau diambil.
2. Kelopak mata ketiga
image thumb34 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Manusia punya kelopak mata ketiga? Iya. Bukalah mata Anda di depan cermin. Lihat di sebelah pojok dekat kelenjar air mata (lakrimal). Di situ ada sisa kelopak mata ketiga. Pada hewan bagian ini sering disebut membran niktitans yang berfungsi sebagai kacamata renang. Contoh yang jelas ada pada mata katak.
3. Rambut penutup tubuh
image thumb35 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Konon, dulu seluruh tubuh manusia tertutup rambut (bukan bulu). Mulai masa kemunculan Homo erectus, rambut di seluruh tubuh mulai menyusut seiring kemampuan mengatur suhu tubuh dengan cara berkeringat. Pada hewan lain yang berambut, cara mengatur suhu tubuhnya tidak dengan cara berkeringat, melainkan dengan cara lain. Misalnya, anjing melepas panas tubuh melalui lidah. Itu sebabnya mereka selalu melet kalau lari (jangan ditiru ya!). Jadi rambut pada tubuh manusia, misalnya rambut dada, merupakan sisa evolusi yang sebenarnya sudah tidak berguna. Mungkin satu-satunya manfaat adalah: menjadi daya tarik bagi wanita! wlEmoticon winkingsmile2 10 sisa organ yang tak berguna pada 
manusia
4. Rongga sinus
image thumb36 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Tidak diketahui apa sebenarnya fungsi sinus (rongga hidung) ini. Ada yang menduga ini bagian dari rongga bola mata, atau berfungsi sebagai pengatur pithc atau nada suara kita. Nyatanya kalau pilek suara kita jadi bindeng ya? Bila bagian ini terinfeksi, sering disebut sinusitis.
5. Adenoid
image thumb37 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Adenoid adalah sekumpulan jaringan yang terletak di dinding posterior dari farink. Bagian ini dibentuk oleh jaringan limfatik, dan berfungsi untuk menangkap dan menghancurkan bakteri dan patogen yang masuk ke nasofarink (saluran pernafasan) bersama udara. Kalau begitu punya fungsi dong? Iya. Tapi seandainya tidak ada juga gak pa-pa.
6. Tulang ekor
image thumb38 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Tulang ekor merupakan organ sisa pada manusia yang telah rudimenter (tereduksi/mengecil). Konon salah satu penyebabnya adalah secara evolusi kemampuan berbahasa dan berkomunikasi pada manusia sangat bagus. Lho, apa hubungannya dengan ekor? Pada hewan, fungsi ekor diantaranya untuk berkomunikasi. Mengapa anjing dan kucing sering berantem? Itu karena salah paham. Jika anjing menegakkan ekor, artinya salam persahabatan. Nah, menurut kucing, ini tanda ngajak berantem. Jadinya mereka berantem beneran!
7. Erector pilli
image thumb39 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Apa pula tuh? Erector pili adalah otot penegak rambut yang berada pada bagian dasar akar rambut, tertanam di lapisan dermis kulit. Jika kedinginan atau ketakutan, secara otomatis otot ini berkontraksi sehingga rambut pada permukaan kulit berdiri. Kita menyebutnya dengan ‘merinding’. Pada hewan organ ini juga berfungsi sebagai bahasa jika mereka marah. Emosi pada hewan ditunjukkan dengan berkontraksinya otot erector pili ini sehingga rambut atau bulu mereka berdiri tegak sehingga tubuhnya tampak membesar. Ini bertujuan untuk menakuti lawan. Apakah Anda merinding kalau marah?
8. Gigi molar
image thumb40 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Tahu gigi molar kan? Sering disebut geraham, gigi ini berfungsi untuk mengunyah makanan. Untuk setiap sisi rahang, ada geraham depan (pre molar) berjumlah 2 buah dan geraham belakang (molar) berjumlah 3 buah. Nah, molar ke-3 atau yang paling belakang itu, karena alasan posisi, sudah tidak ada gunanya lagi. Malah sering terjadi penumpukan sisa makanan di sana dan menyebabkan lubang. Jika ini terjadi alamat sakit gigi. Karena itu banyak dokter gigi yang menganjurkan untuk mencabut saja molar 3 ini.
9. Appendix
image thumb41 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia
Appendix atau orang sering bilang ‘usus buntu’ merupakan bagian penting yang menghasilkan enzim selulase saat manusia dulu masih berupa makhluk pemakan tumbuhan. Paling tidak begitulah menurut Darwin. Secara evolusioner, bagian ini menyusut dan mengecil sehingga tidak berfungsi, karena manusia memakan makanan yang lebih mudah dicerna daripada tumbuhan. Pada herbivora, bagian ini masih berfungsi sampai sekarang.
10. Puting payudara pada pria
image thumb42 10 sisa organ yang tak berguna pada manusia2011 01 18 125913 thumb 10 sisa organ 
yang tak berguna pada manusia
Ini juga tidak ada fungsinya lagi. Tapi mengapa ya kok tetap ada? Bagusan mana: kanan atau kiri?

Prosopagnosia

Tadi habis chat, eh ada yang tanya tentang penyakit Prosopagnosia, yaudh sebagai seorang yang mau tahu saya cari info mengenai tu pnyakit. ini penjelasannya.


Prosopagnosia (Greek: "prosopon" = "face", "agnosia" = "inability to recognize/identify")
Prosopagnosia adalah kelainan dalam mempersepsi wajah yang membuat orang yang mengalaminya akan sulit mengenali wajah termasuk wajahnya sendiri. Keadaan ini biasanya diakibatkan oleh kerusakan otak akut, walaupun bukti terkini juga memperlihatkan adanya kemungkinan pengaruh faktor keturunan.Bagian otak yang berhubungan dengan prosopagnosia adalah fusiform gyrus.
Fusiform Gyrus


Belum banyak terapi yang dikembangkan untuk kelainan ini, walaupun beberapa orang mencoba mengatasinya dengan strategi pengenalan terhadap beberapa ciri wajah satu per satu. Dalam strategi tersebut disertakan juga pengenalan terhadap ciri sekunder seperti pakaian, warna rambut, bentuk badan, dan suara. Karena wajah berfungsi sebagai ciri yang penting untuk melakukan identifikasi dalam ingatan, penderita juga akan mengalami kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain.
Beberapa orang juga menggunakan istilah prosophenosia, yang merujuk pada ketidakmampuan untuk mengenali wajah akibat kerusakan parah pada bagian occipital dan temporal lobe dalam otak.
Istilah prosopagnosia pertama kali dicetuskan oleh Joachim Bodamer pada tahun 1947.

Aperseptif

Prosopagnosia aperseptif menunjukkan kelainan sistem pengenalan wajah pada otak penderita sehingga penderita sama sekali tidak dapat membedakan wajah, usia, dan jenis kelamin seseorang.




Asosiatif
Prosopagnosia asosiatif menunjukkan adanya ketidakcocokan antara proses pengenalan wajah pada otak dan proses perekaman informasi pada memori penderita. Walaupun mampu membedakan wajah, namun tidak dapat mengingat nama, pekerjaan, atau informasi lain mengenai orang tersebut. Prosopagnosia tipe ini juga dikenal sebagaiprosopagnosia amnestic.

Prosopagnosia developmental yaitu prosopagnosia keturunan dengan tingkat ketidakmampuan pengenalan wajah yang berbeda dengan aperseptif dan asosiatif. Pada kategori ini, penderita mampu membedakan wajah namun tidak mampu mengingatnya untuk waktu yang lama.